Kue Lampu-lampu pondang khas Manado. Jajanan nusantara kue tradisional khas Manado ini dikenal luas dengan sebutan kue lampu-lampu. Kue basah berbahan tepung beras ini cukup unik, selain bercita rasa manis gula merah dan gurih santan juga memiliki aroma kuat yang harum dari daun. Kue lampu-lampu kue jaman dulu yang sehat di konsumsi dan rasanya gurih, manis gula aren dan juga lembut di mulut.

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • LiveJournal
Sebelum disantap, warga Manado bakal menyimpan kue ini dulu di dalam kulkas. Cara ini dilakukan agar Kue Lampu-Lampu lebih dingin. Kue ini disebut-sebut juga sebagai kue khas Natal.

Apakah anda sedang mencari inspirasi untuk resep kue lampu-lampu pondang khas manado yang unik? Cara membuatnya memang tidak susah dan tidak juga mudah. Jika keliru mengolah maka hasilnya tidak akan memuaskan dan justru cenderung tidak enak. Padahal kue lampu-lampu pondang khas manado yang enak harusnya sih punya aroma dan rasa yang dapat memancing selera kita.

Ada beberapa hal yang sedikit banyak mempengaruhi kualitas rasa dari kue lampu-lampu pondang khas manado, mulai dari jenis bahan, lalu pemilihan bahan segar, sampai cara membuat dan menyajikannya. Tak perlu pusing jika mau menyiapkan kue lampu-lampu pondang khas manado yang enak di rumah, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini mampu jadi suguhan istimewa.

Jajanan nusantara kue tradisional khas Manado ini dikenal luas dengan sebutan kue lampu-lampu. Kue basah berbahan tepung beras ini cukup unik, selain bercita rasa manis gula merah dan gurih santan juga memiliki aroma kuat yang harum dari daun. Kue lampu-lampu kue jaman dulu yang sehat di konsumsi dan rasanya gurih, manis gula aren dan juga lembut di mulut.

Nah, kali ini kita coba, yuk, variasikan kue lampu-lampu pondang khas manado sendiri di rumah. Tetap berbahan sederhana, sajian ini bisa memberi manfaat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Anda dapat menyiapkan Kue Lampu-lampu pondang khas Manado memakai 6 bahan dan 4 langkah pembuatan. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat hidangannya.

Bahan-bahan dan bumbu yang digunakan untuk pembuatan Kue Lampu-lampu pondang khas Manado:

  1. Gunakan 1,4 liter Santan kelapa.
  2. Siapkan 400 Gram Tepung Terigu.
  3. Ambil 4 Sendok Makan Tepung Beras Putih.
  4. Gunakan Garam Sesuai selera (saya pakai 1/2 sendok makan).
  5. Sediakan sesuai kebutuhan Daun Pandan Besar.
  6. Siapkan 2 cup Gula Merah.

Bolo Rei sendiri memiliki arti sebagai 'king cake' Manado juga punya kue istimewa untuk menyambut Natal. Selain menjadi oleh-oleh khas Manado, kue ini juga menjadi makanan wajib masyarakat Manado di bulan puasa. Bentuk dari kue ini sangat unik dan juga menggugah selera karena ciri khasnya yang manis. Bahan dasar untuk membuat kue ini terdiri dari tepung terigu, santan.

Cara membuat Kue Lampu-lampu pondang khas Manado:

  1. Potong daun pandan menjadi 3 bagian di masing2 ujungnya dan lipat kemudian di hekter.
  2. Campurkan tepung terigu, tepung beras putih dan garam ke dalam wadah yg berisi santan.
  3. Iris gula merah tipis2 dan isi di daun pandan yg sudah di lipat. Isi secukupnya atw sesuai selera saja dan siram dengan adonan putih tadi kemudian kukus hingga matang.
  4. Daaaannnn… tadaaaa jadi deh kue lampu-lampunya. Enak lohh🥰.

Camilan khas Nusantara memang tidak ada habisnya. Setiap daerah memiliki kue kebanggaannya masing-masing, termasuk Manado yang punya kue panada. Kerap disamakan dengan pastel, padahal keduanya sangat berbeda. Kalau belum berkesempatan mencicipi langsung ke Manado. Kue lampu-lampu khas Manado berwarna hijau dan dibungkus dengan daun pisang.

Demikianlah artikel membikin Kue Lampu-lampu pondang khas Manado, ayo dilakukan didapur anda dengan memperhatikan semua bumbu dan langkah langkah detail tersebut. Silahkan dibookmark halaman ini agar anda bisa dengan cepat kembali kesini bila ada yang terlupa atau bermaksud mencari artikel resep menarik yang sesuai. Atau berikan email anda, agar selalu mendapatkan update resep termudah dari kami. Happy Cooking. Sumber Resep didapatkan dari: https://cookpad.com

“Jangan pernah berhenti percaya pada harapan, karena keajaiban terjadi di setiap hari.”