Week 18. SELAI NANAS U/ NASTAR. Setiap ramadan nanas pasti selalu menjadi primadona meskipun harganya melambung tetap saja di buru 😊 #SiapRamadan. ID – Berbagai bentuk kue nastar kerap menghiasi meja tamu saat Hari Natal. Selai nanas menjadi pilihan pas dan cocok dengan daging kue nastar.

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • LiveJournal
Selai nanas yang enak seharusnya bertekstur lunak dengan rasa manis asam yang pas. Ada beberapa trik membuat selai nanas sebagai isian nastar. Mulai dari memilih jenis nanas yang tepat sampai mengolahnya hingga jadi lembut dan manis.

Apakah anda sedang mencari inspirasi untuk resep week 18. selai nanas u/ nastar yang unik? Cara menyiapkannya memang tidak terlalu sulit namun tidak gampang juga. Jika salah mengolah maka hasilnya tidak akan memuaskan dan justru cenderung tidak enak. Padahal week 18. selai nanas u/ nastar yang enak seharusnya memiliki aroma dan cita rasa yang mampu memancing selera kita.

Setiap ramadan nanas pasti selalu menjadi primadona meskipun harganya melambung tetap saja di buru 😊 #SiapRamadan. ID – Berbagai bentuk kue nastar kerap menghiasi meja tamu saat Hari Natal. Selai nanas menjadi pilihan pas dan cocok dengan daging kue nastar.

Ada beberapa hal yang sedikit banyak berpengaruh terhadap kualitas rasa dari week 18. selai nanas u/ nastar, mulai dari jenis bahan, lalu pemilihan bahan segar sampai cara mengolah dan menyajikannya. Tidak usah pusing kalau mau menyiapkan week 18. selai nanas u/ nastar enak di mana pun anda berada, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini mampu jadi sajian istimewa.

Nah, kali ini kita coba, yuk, variasikan week 18. selai nanas u/ nastar sendiri di rumah. Tetap dengan bahan yang sederhana, hidangan ini dapat memberi manfaat dalam membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Anda dapat menyiapkan Week 18. SELAI NANAS U/ NASTAR memakai 5 bahan dan 4 tahap pembuatan. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat hidangannya.

Bahan-bahan dan bumbu yang digunakan dalam menyiapkan Week 18. SELAI NANAS U/ NASTAR:

  1. Siapkan 8 kg nanas bersih.
  2. Ambil 2 kg gula pasir.
  3. Sediakan 2 sdt kayu manis bubuk.
  4. Sediakan 10 btr cengkeh (bila suka).
  5. Siapkan 1 sdt garam.

Isian kue nastar biasanya selai nanas. Nah daripada beli, lebih baik kamu bikin sendiri lho. Sudahkan kamu membuat kue nastar untuk sajian di hari Lebaran nanti? Kue yang menjadi ciri khas hari raya Idul Fitri ini memang identik sekali dengan selai nanas sebagai filling-nya.

Cara menyiapkan Week 18. SELAI NANAS U/ NASTAR:

  1. Haluskan nanas dg food processor. Aku pakae FP seperti ini moms jadi teksturnya masih berserat seperti diparut manual.
  2. Tuang nanas parut ke wajan, tambahkan gula pasir, kayu manis bubuk, cengkeh dan garam.
  3. Panaskan sambil diaduk2 hingga airnya menyusut dan kering. Sekitar 5 sampai 6 jam. Jadi jangan heran yaa kalau nastar itu mahal, prosesnya aja bener2 menguji kesabaran xixixi.. Untuk 8 kg nanas jadi sekitar 4 kg selai ya moms.
  4. Timbang selai dan bulatkan. Besarnya tergantung selera ya, kalau aku sekitar 3,5 gram per buletan. Selai nanas siap digunakan. Kalau bikin sendiri gini rasa dan kualitas terjamin moms ga pake pengawet dll.

Nah, itulah cara membuat nastar selai nanas yang dapat anda coba. Semoga dengan ini, pengeluaran anda lebih sedikit. Kandungan selai nanas di dalam nastar sering dipertanyakan pada kalangan wanita hamil terkait keamanan. Lalu, apakah nastar untuk ibu hamil Sobat Sehat pasti sudah tidak asing lagi dengan kue nastar. Kue kering dengan isi selai nanas ini menjadi salah satu kue andalan yang disajikan pada.

Inilah resep terbaik membikin Week 18. SELAI NANAS U/ NASTAR, mari disajikan didapur anda dengan mengikuti semua bahan dan langkah detail tersebut diatas. Jangan lupa dibookmark website ini jadi anda bisa dengan cepat kembali kesini apabila ada yang terlupa atau berharap menemukan artikel resep menarik yang sesuai. Atau berikan email anda, supaya selalu memperoleh update resep terpopuler dari kami. Selamat masak. Inspirasi Resep didapatkan dari: https://cookpad.com

“Masa depanmu diciptakan oleh apa yang kamu lakukan hari ini, bukan besok.”