Sup Telur Yampung Mabro WKK (Makaroni Brokoli Wortel Kembang Kol). Resep Sup Telur Yampung Mabro WKK (Makaroni Brokoli Wortel Kembang Kol). Pertama kali bunda mau bikinin makaroni buat EL krn doi lg bosen mkn bubur nasi. Buatnya sambil Bismillah semoga EL lahap makannya.

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • LiveJournal

Apakah anda sedang mencari ide untuk resep sup telur yampung mabro wkk (makaroni brokoli wortel kembang kol) yang unik? Cara menyiapkannya memang tidak susah dan tidak juga mudah. Jika salah mengolah maka hasilnya akan hambar dan justru cenderung tidak enak. Padahal sup telur yampung mabro wkk (makaroni brokoli wortel kembang kol) yang enak selayaknya punya aroma dan cita rasa yang mampu memancing selera kita.

Ada beberapa hal yang sedikit banyak berpengaruh terhadap kualitas rasa dari sup telur yampung mabro wkk (makaroni brokoli wortel kembang kol), pertama dari jenis bahan, lalu pemilihan bahan segar, hingga cara membuat dan menghidangkannya. Tak perlu pusing kalau hendak menyiapkan sup telur yampung mabro wkk (makaroni brokoli wortel kembang kol) yang enak di mana pun anda berada, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini bisa jadi suguhan istimewa.

Resep Sup Telur Yampung Mabro WKK (Makaroni Brokoli Wortel Kembang Kol). Pertama kali bunda mau bikinin makaroni buat EL krn doi lg bosen mkn bubur nasi. Buatnya sambil Bismillah semoga EL lahap makannya.

Di bawah ini ada beberapa tips dan trik praktis dalam mengolah sup telur yampung mabro wkk (makaroni brokoli wortel kembang kol) yang siap dikreasikan. Anda bisa membuat Sup Telur Yampung Mabro WKK (Makaroni Brokoli Wortel Kembang Kol) memakai 10 jenis bahan dan 10 tahap pembuatan. Berikut ini langkah-langkah untuk menyiapkan hidangannya.

Bahan-bahan dan bumbu yang dibutuhkan dalam menyiapkan Sup Telur Yampung Mabro WKK (Makaroni Brokoli Wortel Kembang Kol):

  1. Siapkan 1 butir Telur yampung.
  2. Siapkan Segenggam makaroni (saya pakai merk elbow).
  3. Gunakan Segenggam brokoli (potong kecil2).
  4. Gunakan Sekelingking wortel (Potong bulat agak tipis).
  5. Ambil Segenggam kembang kol (potong kecil2).
  6. Ambil Seujung sdt garam (saya pakai himalayasalt).
  7. Ambil Duo bawang (cincang halus).
  8. Gunakan Bawang bombay (cincang halus).
  9. Gunakan 1/2 gelas belimbing air panas.
  10. Gunakan Margarine (saya pakai provita).

Langkah-langkah membuat Sup Telur Yampung Mabro WKK (Makaroni Brokoli Wortel Kembang Kol):

  1. Masak makaroni dgn air matang tunggu sampai agak lunak lalu tiriskan..
  2. Cuci bersih semua bahan (untuk brokoli dan kembang kol direndam air garam terlebih dahulu 10menit) lalu cuci dan bilas dengan air bersih.
  3. Ditempat terpisah tumis sampai harum duo bawang dan bawang bombay dgn margarine.
  4. Lalu masukan wortel dan kembang kol aduk sebentar lalu tambahkan air panas, masak sampai wortel agak lunak.
  5. Setelah itu masukan brokoli dan makaroni yg sudah agak lunak direbus td aduk2 sambil masukan telur yampung aduk pelan2 sampai ada tekstur telur.
  6. Tambahkan garam, cek rasa.
  7. Masak sampai semua bahan matang (bisa dicek melalui lunaknya bahan).
  8. Takaran air tergantung selera jika ingin ada kuah bisa ditambah lg lalu ditambah garam supaya tidak hambar. Klo aku agak nyemek2 gt soalnya el suka gk terlalu banyak kuah.
  9. Setelah matang sajikan hangat2 bisa ditambah keju diatasnya tp el krn baru first cb menu ini jd aku ksh tanpa keju. Doi lahap bgt. Jgn lupa cuci tangan dan berdoa sebelum mkn ya 😘.
  10. Selamat mencoba bunda.

Demikian cara memasak Sup Telur Yampung Mabro WKK (Makaroni Brokoli Wortel Kembang Kol), silahkan dilakukan dirumah anda dengan memperhatikan semua bumbu bumbu dan langkah langkah detail tersebut diatas. Jangan lupa dibookmark website ini jadi anda mampu dengan mudah kembali kesini apabila ada yang terlupa atau ingin mendapatkan artikel resep menarik yang lainnya. Atau tinggalkan email anda, supaya selalu mendapatkan update resep terbaru dari kami. Selamat masak. Inspirasi Resep didapatkan dari: https://cookpad.com

“Pancaran fajar di pagi hari adalah pancaran semangat. Semangat baru”