Cilok ayam anti alot. Banyak tips agar cilok tetap lembut meski saat dingin. Semuanya InsyaAllah bagus dan bisa dipraktekkan sendiri di rumah. Aku punya satu tips yang sudah kupraktekkan bolak balik.

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • LiveJournal
Apa lagi di cocol saoss dan kecap. Resep Cilok Anti-alot, Mengunyah Tak Lagi Susah. Isian opsional (daging sapi, daging ayam, atau telur) Cilok daging ayam anti gagal. gran tepung terigu, tepung tapioka, bawang putih, daun bawang, garam, totole, merica, air panas Choi_Rani.

Apakah anda sedang mencari ide untuk resep cilok ayam anti alot yang unik? Cara membuatnya memang tidak terlalu sulit namun tidak gampang juga. Kalau salah mengolah maka hasilnya akan hambar dan bahkan tidak sedap. Padahal cilok ayam anti alot yang enak harusnya sih memiliki aroma dan rasa yang bisa memancing selera kita.

Banyak hal yang sedikit banyak berpengaruh terhadap kualitas rasa dari cilok ayam anti alot, mulai dari jenis bahan, kemudian pemilihan bahan segar, hingga cara membuat dan menghidangkannya. Tidak usah pusing kalau ingin menyiapkan cilok ayam anti alot enak di mana pun anda berada, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini bisa jadi suguhan spesial.

Banyak tips agar cilok tetap lembut meski saat dingin. Semuanya InsyaAllah bagus dan bisa dipraktekkan sendiri di rumah. Aku punya satu tips yang sudah kupraktekkan bolak balik.

Nah, kali ini kita coba, yuk, siapkan cilok ayam anti alot sendiri di rumah. Tetap berbahan yang sederhana, sajian ini bisa memberi manfaat untuk membantu menjaga kesehatan tubuhmu sekeluarga. Anda bisa membuat Cilok ayam anti alot menggunakan 13 bahan dan 8 langkah pembuatan. Berikut ini langkah-langkah dalam menyiapkan hidangannya.

Bahan-bahan dan bumbu yang diperlukan dalam pembuatan Cilok ayam anti alot:

  1. Siapkan 250 gr Ayam dada.
  2. Sediakan 250 gr tepung kanji (sebungkus).
  3. Ambil 5 sdm tepung terigu.
  4. Siapkan 1 butir telur.
  5. Sediakan 200 ml Air dingin kurang lebih.
  6. Sediakan Bumbu :.
  7. Ambil 1 sdt garam.
  8. Gunakan 1 sdt gula.
  9. Ambil 5 buah bawang putih.
  10. Ambil 15 buah bawang merah.
  11. Gunakan 1/2 bks royco.
  12. Gunakan 1/2 bks lada bubuk.
  13. Ambil k.

Semua adonan ga pake timbangan yaa ini. Cilok : Aduk rata semua tepung, semua bawang, ebi, garam dan merica. Tambahkan air, aduk menggunakan spatula kayu sampai membentuk adonan. Ulangi proses serupa pada sisa bahan.

Cara menyiapkan Cilok ayam anti alot:

  1. Fillet daging ayam, pisahkan daging dengan tulang. (Jangan dibuang tulangnya apabila ingin membuat cilok yang ada kuahnya. (Optional)).
  2. Goreng bawang merah dan bawang putih hingga matang dan kering.
  3. Giling daging menggunakan food processor atau bisa juga diblender. Tambahkan air es sedikit..
  4. Apabila daging sudah mulai halus, bisa ditambahkan telur dan bumbu bumbunya.
  5. Lalu tambahkan tepung kanji sedikit demi sedikit, lalu tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit hingga adonan kental dan tidak terlalu encer..
  6. Didihkan air untuk merebus cilok..
  7. Apabila air sudah mendidih, angkat panci tersebut dari kompor.
  8. Bentuk cilok dan masukkan kedalam panci, apabila adonan sudah habis atau panci sudah setengah penuh. Panci bisa diletakkan kembali ke atas kompor dan tunggu hingga cilok mengambang dan matang..

Cilok ini anti alot dan anti kelembekkan. Cara aku simpannya abis direbus gak aku tiriskan. Aku tetep rendam gitu saja dengan air secukupnya sampai sore cilok itu habis jadi gak perlu manasin lagi. Rebus cilok saat air sudah benar-benar mendidih. Dengan begitu, teksturnya bakal lebih kenyal dan empuk.

Inilah cara membikin Cilok ayam anti alot, ayo disajikan didapur anda dengan mengikuti semua bahan dan petunjuk detail diatas. Silahkan dibookmark website ini sehingga anda bisa dengan cepat kembali kesini bila ada yang terlupa atau berharap menemukan artikel resep menarik yang lainnya. Atau berikan email anda, supaya selalu memperoleh update resep terkini dari kami. Happy Cooking. Inspirasi Resep didapatkan dari: https://cookpad.com

“Jangan pernah berhenti percaya pada harapan, karena keajaiban terjadi di setiap hari.”