Wajik ketan gula merah. Ketan wajik terbuat dari beras ketan yang dikukus kemudian dimasak dengan campuran santan, dan gula hingga berminyak dan terasa lembut. Gula jawa / gula merah lazim digunakan pada wajik jenis ini. Gula jawa akan membuat wajik menjadi berwarna coklat muda hingga coklat tua.

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • LiveJournal
Pertama taman anda harus menyiapkan bahan bahan diatas terlebih dahulu dengan ukuran yang pas. Selanjutnya anda bisa merendam ketan tersebut selama kurang lebih satu jam. Setelah direndam, kemudian kukus ketan tadi hingga matang lalu angkat.

Apakah anda lagi mencari inspirasi untuk resep wajik ketan gula merah yang unik? Cara menyiapkannya memang tidak terlalu sulit namun tidak gampang juga. Jika salah mengolah maka hasilnya tidak akan memuaskan dan bahkan tidak sedap. Padahal wajik ketan gula merah yang enak seharusnya mempunyai aroma dan cita rasa yang mampu memancing selera kita.

Banyak hal yang sedikit banyak berpengaruh terhadap kualitas rasa dari wajik ketan gula merah, pertama dari jenis bahan, selanjutnya pemilihan bahan segar, sampai cara mengolah dan menyajikannya. Tidak usah pusing kalau hendak menyiapkan wajik ketan gula merah enak di rumah, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini mampu jadi sajian istimewa.

Ketan wajik terbuat dari beras ketan yang dikukus kemudian dimasak dengan campuran santan, dan gula hingga berminyak dan terasa lembut. Gula jawa / gula merah lazim digunakan pada wajik jenis ini. Gula jawa akan membuat wajik menjadi berwarna coklat muda hingga coklat tua.

Nah, kali ini kita coba, yuk, siapkan wajik ketan gula merah sendiri di rumah. Tetap dengan bahan sederhana, hidangan ini bisa memberi manfaat dalam membantu menjaga kesehatan tubuhmu sekeluarga. Anda bisa menyiapkan Wajik ketan gula merah memakai 7 bahan dan 5 tahap pembuatan. Berikut ini langkah-langkah dalam membuat hidangannya.

Bahan-bahan dan bumbu yang digunakan untuk pembuatan Wajik ketan gula merah:

  1. Ambil 250 gram ketan putih.
  2. Siapkan 150 gram gula merah.
  3. Sediakan 1 bungkus santan kara.
  4. Sediakan secukupnya Garam.
  5. Sediakan 2 ikat daun pandan.
  6. Ambil secukupnya Gula pasir jika kurang manis.
  7. Siapkan 1 1/2 gelas air putih.

Wajik ketan terbuat dari beras ketan yang dikukus kemudian dimasak dengan campuran santan, dan gula hingga berminyak dan terasa lembut. Gula yang digunakan pada wajik jenis ini biasanya adalah gula merah. Gula merah yang digunakan akan membuat wajik menjadi berwarna coklat muda hingga coklat tua. Begitu banyak kue yang dibuat dengan bahan dasar beras ketan, salah satunya ialah wajik.

Cara menyiapkan Wajik ketan gula merah:

  1. Rendam ketan selama 2 jam.
  2. Cuci bersih ketan yang telah di rendam, kemudian kukus selama 30 menit..
  3. Sementara menunggu ketan di kukus, rebus gula merah bersama santan, air, daun pandan, dan sedikit garam. Masak dengan api sedang. Jika kurang manis tambah dengan gula pasir..
  4. Setelah 30 menit masukkan ketan ke dalam rebusan gula merah, aduk hingga airnya menyusut..
  5. Angkat dan cetak kedalam loyang. Setelah dingin potong potong dan siap disajikan..

Sebutan kue wajik sendiri lebih terkenal di daerah Jawa Tengah dan memiliki sebutan yang berbeda-beda di setiap daerah. Kue ini termasuk dalam kategori jajanan basah dengan cita rasa manis dan nikmat. Wajik ketan umumnya dibuat dengan tambahan gula merah sehingga didapatkan warna gelap kecoklatan. Ada wajik yang dibuat dari beras ketan dan gula merah, ada yang menggunakan gula kelapa, dan lainnya. Lihat juga resep Wajik Ketan Gula Merah enak lainnya.

Demikianlah resep mudah membikin Wajik ketan gula merah, mari dilakukan didapur anda dengan melihat semua bahan dan step step detail tersebut. Silahkan dibookmark website ini sehingga anda bisa dengan mudah kembali kesini apabila ada yang terlupa atau ingin mendapatkan artikel resep menarik yang diinginkan. Atau berikan email anda, supaya selalu mendapatkan update resep terenak dari kami. Selamat memasak!. Sumber Resep didapatkan dari: https://cookpad.com

“Pagi hari harus lah di sambut dengan rasa syukur dan senyuman yang hangat. Rasa syukur karena masih dapat melihat indahnya ciptaan Tuhan di dunia. Selamat pagi.”